Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan

Cara Membubut Tirus Dengan Memiringkan Eretan Atas

September 29, 2016
Misalkan berikut gambar benda yang ingin dibuat:
Gambar 1. Benda yang Ingin Dibuat.

Langkah pembubutan:
  • Siapkan dan atur mesin bubut serta perlengkapannya.
  • Pasang benda kerja pada cekam.
  • Bor muka benda kerja dengan bor center.
  • Facing muka benda kerja yang telah dibor tersebut.
  • Balik benda kerja, facing muka yang belum ter-facingFacing hingga mencapai panjang yang diinginkan atau sesuai gambar kerja (facing hingga panjang l).
  • Bor pada muka benda kerja yang telah di-facing tersebut dengan bor center.
  • Kondisikan proses pembubutan benda kerja dengan dua center.
  • Atur kemiringan eretan atas sesuai sudut yang diinginkan. Bila besar sudut belum diketahui, cari besar sudut tersebut dengan persamaan berikut:
Gambar 2. Penamaan Dimensi pada Tirus.

Gambar 3. Persamaan untuk Mencari Sudut α.
Gambar 4. Kemiringan pada Eretan Atas.

Bubut atau sayat benda kerja hingga mencapai diameter D. Gerak penyayatan pahat tersebut harus menggunakan eretan atas (karena eretan atas sudah diatur miring, bila menggunakan eretan memanjang atau eretan melintang hasil pembubutan akan lurus). Diameter D atau diameter yang besar digunakan sebagai pedoman pengukuran karena ujungnya berbentuk sudut lancip. Ujung yang lancip akan lebih mudah diukur dengan jangka sorong (diameterd atau diameter kecil sulit diukur dengan jangka sorong karena ujungnya berbentuk sudut tumpul atau lebih besar dari 90°).


Terimakasih.

Langkah-Langkah Membubut Ulir Segitiga

September 29, 2016
Membubut Ulir Pada umumnya bentuk ulir adalah segitiga atau V (ulir metric dengan sudut 60* dan ulir withworth 55* ), segi empat dan trapezium (sudut ulir 29* ). Cara membubut ulir segitiga adalah sebagai berikut:

  1. Bubutlah diameter ulir. 
  2. Bubutlah alur pembebas sedalam atau lebih sedikit dari dalamnya ulir. 
  3. Pinggulah ujung dari benda kerja. 
  4. Serongkan eretan atas setengah dari sudut ulir yang akan dibuat dan pasanglah pahat ulir. 
  5. Ambillah mal ulir yang akan dibuat. 
  6. Tempatkanlah ujung pahat tegak lurus terhadap benda kerja. 
  7. Kencangkan baut-baut penjepit bila pahat sudah sama tinggi dengan senter dan lurus dengan benda kerja. 
  8. Tempatkan tuas-tuas pengatur transporter menurut tabel sesuai dengan banyaknya ulir yang akan dibuat. 
  9. Masukkan roda gigi agar mesin jalannya secara ganda. 
  10. Jalankan mesin dan kenakan ujung pahat sampai benda kerja tersentuh. 
  11. Hentikan mesin dan tariklah eretan kekanan. 
  12. Putarlah cincin pembagi, sehingga angka 0 segaris dengan angka 0 pada eretan lintang dan tidak merubah kedudukannya. 
  13. Majukan eretan lintang 3 garis pada cincin pembagi, maka pahat maju untuk penyayatan. 
  14. Putar cincin pembagi sehingga angka 0 lagi dan eretan lintang tidak boleh bergerak. 
  15. Jalankan mesin 
  16. Masukan tuas penghubung transporter pada waktu salah satu angka pada penunjuk ulir bertepatan dengan angka 0. 
  17. Bila pahat sudah masuk pada pembebas, putarlah kembali eretan lintang sehingga pahat bebas dari benda kerja. 
  18. Kembalikan eretan. 
  19. Hentikan mesin.
Sekian semoga bermanfaat by Machinedo Blog